Makna Kata Ekklesia Berdasarkan Matius 16:18 Dan Implementasinya Dalam Kehidupan Orang Percaya Masa Kini

Firman Christian, Robi Panggarra

Abstract


Sesuai dengan permasalahan yang ada, maka tujuan penulisan karya ilmiah ini
adalah: Pertama, untuk menganalisis dan menafsirkan makna dari kata ekklesia
berdasarkan konsep kitab Matius 16:18. Kedua, untuk membahas bagaimana
mengimplementasikan kata ekklesia dalam kekristenan masa kini.
Metode penelitian yang digunakan penulis di antaranya adalah: Pertama, Metode
analisis kitab dalam hal ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang mencakup
teologi eksegesis dan kajian Alkitab untuk memahami teks yang sesuai dengan konsep yang
ada di dalam Matius 16:18. Penulis tidak melakukan penelitian lapangan, tetapi hanya
menggunakan metode penelitian literatur (library research). Kedua, Komparasi, yaitu
mengadakan perbandingan-perbandingan untuk melihat kesamaan atau perbedaan teks yang
berkaitan dengan objek penelitian (kata ekklesia).
Berdasarkan hasil uraian penulis dalam karya ilmiah tentang makna kata ekklesia
berdasarkan Matius 16:18 dan implementasinya dalam kehidupan orang percaya masa kini,
maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: Pertama, gereja adalah
persekutuan orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus yang adalah Mesias. Oleh
sebab itu gereja harus hidup berdasarkan firman Tuhan dan pengakuan iman yang benar.
Kedua, masih banyak orang percaya yang belum menyadari bahwa dirinya adalah anggota
ekklesia dan memilih untuk menjalani pertumbuhannya secara pribadi dan terpisah dari
orang-orang percaya lainnya. Ketiga, gereja juga merupakan sidang yang dipimpin oleh
Kristus yang mempedulikan kepentingan kotanya, tidak hanya dalam aspek rohani tetapi
juga gereja dapat berperan dalam aspek sosial, ekonomi dan kesehatan. Gereja akan
membawa dampak positif dan kehadirannya akan dirasakan dan diterima baik

Keywords


Ekklesia, Matius 16:1, Kehidupan Orang Percaya Masa Kini, gerja, Kristen

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Anthony A. Hoekema, Alkitab dan Akhir Zaman (Surabaya: Momentum, 2004),

-129.

Dalam konteks Matius 16:17 ini ekklesia atau jemaat yang dimaksud adalah

jemaat lokal (setempat), yaitu persekutuan setempat dari orang-orang

percaya. (Tafsiran Alkitab Masa Kini Jilid 3. Hal 106.)

David Iman Santoso, Teologi Matius (Malang: Literatur SAAT, 2009), 180-181.

Ensiklopedi Alkitab Masa Kini (Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1992),

E-sword

George Picker Berry, The Greek-English New Testament (Washington: Christinity

Today, 1977), 53.

Hasan Sutanto, Hermeneutik: Prinsip dan Metode Penafsiran Alkitab (Malang: SAAT,

, 1.

Hasan Sutanto, Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia dan Konkordansi

Perjanjian Baru, Jilid I (Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia, 2003), 91.

Herman Ridderbos, Paulus Pemikiran Utama Teologinya (Surabaya: Momentum,

, 48-349.

J.H. Rapar, Filsafat Politik (Jakarta: Raja grafindo Persada, 2002), 24

Jay P. Green, The Interlinear Bible Greek / English Volume IV (Michigan: Baker Book

House Company, 1981), 41.

Jimmy Oentoro, Gereja Impian (Jakarta: Gramedia, 2010), 39.

Leon Morris, Teologi Perjanjian Baru (Malang: Gandum Mas, 2001), 193.

Martin B. Dainton, Gereja dan Bergereja Apa dan Bagaimana ( Jakarta: Yayasan

Komunikasi Bina Kasih, 2002), 11-12.

New Bible Commentary (USA: Intervarsity Press, 1994), 926.

Paul G. Caram, Kekristenan Sejati (Jakarta: Voice Of Hope), 127.

Samuel Benyamin Hakh, Pemberitaan tentang Yesus Menurut Injil-Injil Sinoptik

(Bandung: jurnal Info Media, 2007), 130.

Stephen Tong, Kristen Sejati (Jakarta: Lembaga Reformed Injili Indonesia,

, 68.

Tafsiran Alkitab Masa Kini Jilid 3 (Jakarta: BPK Gunung Mullia, 1982),

The Contemporary English-Indonesian dictionary

The New Strong’s Exhaustive Concordance of the Bible

W. Stanley Heath, Buku Makalah Seminar Pertumbuhan Gereja ( Jakarta,

Panitia SPG ’89, 1990), 44.




DOI: http://dx.doi.org/10.25278/jj71.v9i2.97
Abstract viewed = 0 times | PDF (Indonesian) downloaded = 0 times




Creative Commons License

pISSN 1829-9474
eISSN 2407-4047

 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 Unported License.

Copyright © Sekolah Tinggi Theologia Jaffray 2014.