Tinjauan Teologis: Allah Menyesal Berdasarkan Perspektif Kitab Kejadian Pasal 6:6-7

Yetris Elbaar, Peniel C.D. Maiaweng

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah Pertama, untuk menjelaskan makna Allah
menyesal melalui pemaparan eksposisi nas di dalam kitab Kejadian 6:6-7, supaya
dapat menghasilkan kerangka pemahaman yang benar tentang Allah sebagai
Pencipta. Kedua, untuk mendapatkan pemahaman yang benar mengenai Allah
menyesal berdasarkan penjelasan implikasi teologis. Ketiga, supaya orang percaya
dapat mengerti makna mengenai Allah menyesal dalam kitab Kejadian 6:6-7 yang
dijabarkan dalam implikasi praktis.
Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metodologi eksposisi, dengan
menggunakan prinsip-prinsip hermeneutika, yaitu dengan kajian eksegesis Alkitab
mengenai Allah menyesal berdasarkan Kejadian 6:6-7 dan melalui penelitian
kualitatif, yaitu dengan penggunaan buku-buku di perpustakaan yang berkaitan
dengan konsep judul karya ilmiah.
Kesimpulan karya ilmiah ini adalah: Pertama, Allah yang menyesal adalah
Allah yang konsisten terhadap sifat dan karakter-Nya. Kedua, Allah yang menyesal
adalah Allah yang harus dipahami melalui konteks firman Tuhan. Berdasarkan
konteks Kejadian 6:6-7 Allah menyesal adalah Allah yang menyatakan pengakuan-
Nya sebagai pencipta (6:6). Dan Mengungkapkan keputusan Allah (6:7). Ketiga,
Allah menyesal adalah Allah yang tidak dapat menyangkal diri-Nya sebagai Allah
yang ingin menyatakan bahwa Ia sangat berduka, tetapi harus menyatakan
keadilannya sebagai Allah dan harus menghukum kejahatan manusia. Keempat,
Allah menyesal adalah Allah yang menghendaki supaya manusia hidup dalam
peraturan dan hukum-hukum yang Allah tetapkan dalam kehidupannya.

Keywords


Tinjaun teologis, Allah menyesal, Kejadian 6:6-7

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Baker, D.L, S.M. Siahaan, A. A Sitompul. Pengantar Bahasa Ibrani. Jakarta:

BPK Gunung Mulia, 2010.

Bakker, F.L. Sejarah Kerajaan Allah: Jilid I/1. Jakarta: BPK Gunung Mulia,

Benton, John dan John Peet. Kekayaan Kasih Karunia Allah. Surabaya:

Penerbit Momentum, 2003.

Berkhof, Louis. Teologi Sistematika: Doktrin Allah. Surabaya: Penerbit

Momentum, 2010.

Boice, James Montgomery. Dasar-dasar Iman Kristen. Surabaya: Penerbit

Momentum, 2011.

Bridges, Jerry. Hidup yang Berbuah. Bandung: Pionir Jaya, 2009.

Copan, Paul. Memahami Allah Perjanjian Lama. Malang: Literatur SAAT,

Dyrness, William. Tema-tema dalam Teologi Perjanjian Lama. Malang:

Gandum Mas, 2001.

Frame, John M. Apologetika Bagi Kemuliaan Allah. Surabaya: Penerbit

Momentum, 2009.

Geisler , Norman L. dan William E. Nix. A General Introduction to The Bible.

Chicago: Moody Press, 1987.

Harlow, R.E. Start of The Race: Studies In Genesis. Canada: Everyday

Publication, Inc, 1987.

Hill, Andrew E. dan John H. Walton. Survei Perjanjian Lama. Malang:

Gandum Mas, 1996.

Hoekema, Anthony A. Manusia: Ciptaan Menurut Gambar Allah. Surabaya:

Penerbit Momentum, 2003.

Kaiser, Jr. Walter C. Jr. Teologi Perjanjian Lama. Malang: Gandum Mas,

Lasor, W.S, D.A Hubbard dan F.W Bush. Pengantar Perjanjin Lama 1: Taurat

dan Sejarah. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1993.

Morris, Leon. Teologi Perjanjian Baru. Malang: Gandum Mas, 2001.

Nee, Watchman. Manusia Rohani Volume 1. Surabaya:Yayasan Perpustakaan

Injil Indonesia, 1999.

Park, Abraham. Silsilah di Kitab Kejadian: Dilihat dari Sudut Pandang

Penyelenggaraan Sejarah Penebusan. Jakarta: PT Gramedia

Widiaasarana Indonesia, 2010.

Piper, John. Jadikan Sekalian Bangsa Bersukacita: Supremasi Allah Dalam Misi.

Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 2003.

Rumahlatu, Jerry. Hermeneutika Sepanjang Masa. CV. Cipta Varia Sarana,

Stott, John. Mengapa Saya Seorang Kristen. Bandung: Pionir Jaya, 2009.

Thiessen, Henry C. Teologi Sistematika. Malang: Gandum Mas, 1992.




DOI: http://dx.doi.org/10.25278/jj71.v11i2.78
Abstract viewed = 0 times | PDF (Indonesian) downloaded = 0 times




Creative Commons License

pISSN 1829-9474
eISSN 2407-4047

 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 Unported License.

Copyright © Sekolah Tinggi Theologia Jaffray 2014.