Pemulihan Traumatik Terhadap Penyintas Yang Mengalami Pelecehan Seksual Di Masa Kanak-Kanak Di Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar

Betty Huang, Ivone Patti Palar

Sari


Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah: Pertama, untuk mengenali dampak
traumatik yang dialami oleh mereka yang mengalami pelecehan seksual. Kedua, untuk
menemukan cara-cara pemulihan bagi penyintas terhadap dampak traumatik yang
dialami karena pelecehan seksual tersebut.
Adapun metode penulisan yang digunakan adalah: metode penelitian
kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dan analisis data dengan observasi
langsung, penyebaran angket, dan wawancara.
Adapun kesimpulan karya ilmiah ini adalah: Pertama, dampak negatif yang
dialami anak-anak akibat pelecehan seksual akan mendatangkan trauma jangka
panjang yang disebut juga Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) atau
Penyimpangan Jiwa Akibat Tekanan Traumatik (PJATT). Kedua, salah satu pintu
pemulihan adalah dengan mengenal pokok permasalahan, memiliki sikap
keterbukaan, dan melibatkan Allah dalam proses pemulihan. Ketiga, proses
pengobatan dan pemulihan dapat terjadi bila dilakukan dengan menggunakan
pelayanan holistik yaitu pelayanan medis, pelayanan psikologis, pelayanan hukum
atau advokasi (pendampingan), dan pelayanan rohani.

Kata Kunci


pemulihan traumatik, penyintas, pelecehan seksual, masa kanak-kanak, dewasa

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ali, Mohammad. Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi. Bandung:

Angkasa, 1985.

Allender, Dan B. Hati Yang Luka Kemenangan Atas Derita Pelecehan Seksual.

Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.

Budiardjo, Tri. Pelayanan Anak Yang Holistik. Yogyakarta: ANDI, 2011.

Hesti, Konseling Dan Terapi Dengan Anak Dan Orang Tua. Jakarta: Gravindo,

n.d.

Hill, Margaret et al. Menyembuhkan Luka Batin Akibat Trauma. Jakarta:

Kartidaya dan Yogyakarta: Gloria Graffa, 2006.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Langberg, Diane. Di Ambang Pintu Pengharapan. Jakarta:BPK Gunung

Mulia, 2008.

McGee, Robert S. Pemulihan Gambar Diri. Jakarta:Metanoia, 1998.

Nazir, Moh. Metode Penelitian. Jakarta Timur:Ghalia Indonesia, 1988.

Piper, John dan Justin Taylor, Seks dan Supremasi Kristus. Surabaya:

Momentum, 2008.

Subagyo, Andreas B. Pengantar Riset Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung:

Kalam Hidup, 2004.

Sugiyono. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfa Beta, 2008.

Toha, Sarumpaet Riris K. “Anak Adalah Harta Yang Berharga”. Warta

Sumber Hidup, edisi 6. Maret-Mei 2003.

“Utuslah Aku,” Year Book, 2012.

Yantzi, Mark. Kekerasan Seksual Dan Pemulihan. Jakarta: BPK Gunung

Mulia, 2009.




DOI: http://dx.doi.org/10.25278/jj71.v11i2.81
Sari view : 0 times
PDF - 0 times