Hubungan Kompetensi Sosial Guru Kristen Terhadap Perkembangan Karakter Siswa: Tantangan Pendidikan Kristen Dalam Mencerdaskan Youth Generation

Made Astika, Selvianty Sari Bunga

Abstract


Tulisan ini bertujuan melihat hubungan kompetensi sosial guru Kristen dan karakter siswa melalui penelitian yang dapat menjawab tantangan pendidikan Kristen dalam mencerdaskan generasi muda yang dikenal juga sebagai Youth Generation (Generasi Y). Pengaruh kompetensi sosial guru yang mencakup kemampuan berkomunikasi, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, serta pengetahuan umum yang dapat memengaruhi karakter siswa yang berdampak pada kecerdasan siswa.  Hasil studi ini menunjukkan bahwa kompetensi sosial guru Kristen untuk penguasaan teknologi informasi dan komunikasi perlu ditingkatkan supaya guru dapat memberi pengaruh positif terhadap perkembangan siswa dan pergaulan yang efektif guru-siswa melalui komunikasi, teknologi informasi dapat mencapai tujuan pendidikan Kristen.


Keywords


kompetensi sosial, guru, Kristen, siswa, pendidikan, pemuda, Youth Generation

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Bergin, C. A. and D. A. Bergin, “Attachment in the classroom.” Educational Psychology Review, 21 (2009):141–170.

Bunga, Selvianty S., “Pengaruh Kompetensi Sosial Guru PAK Terhadap Perkembangan Karakter Siswa di SMK Rayon 1 Kabupaten Tana Toraja.” Tesis, M.Pd.K, Sekolah Tinggi Filsafat Theologia Jaffray, 2014.

Connor, E. O’., E. Dearing and B. A. Collins, “Teacher–child Relationship And Behavior Problem Trajectories in Elementary School.” American Educational Research Journal, 47 (2010):340–369.

Daryanto, Standar Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru Profesional. Yogyakarta: Gava Media, 2013.

Edison, F. Thomas, Sjney Lisa Souisa, A. K. Sampeasang, Tjoa King Tjie, Agustina CH. Kakiay, Elka Anakota, dan Christiana D. W. Sahertian. Sertifikasi Guru Dalam Jabatan / Pengawas. Ambon: Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan, 2012.

Elia, Heman. “Kehidupan Alam Perasaan Yesus Kristus Teladan Sempurna Bagi Para Pendidik Kristen.” Veritas 2, No. 2 (Oktober 2001):249-257.

Gedvilienė, Genutė. Social Competence of Teachers and Students The Case Study of Belgium and Lithuania. Kaunas, Lithuania: Vytautas Magnus University, 2012.

Hamre, B. K. and R. C. Pianta, “Early teacher–child relationships and the trajectory of children’s school outcomes through eighth grade.” Child Development, 72, (2001):625–638.

Han, Heejeong S., and Kristen Mary Kemple, “Components of Social Competence and Strategies of Support: Considering What to Teach and How,” Early Childhood Education Journal 34, No. 3 (December 2006): 241-246.

Heryanto, “Pendidikan Karakter: Teori Dan Praktis Dalam Pendidikan Kristen Di Indonesia,” Stulos 12, No. 1 (April 2013):65-96.

Howes, C., C. E. Hamilton and C. C. Matheson, “Children's relationships with peers: Differential association with aspects of the teacher–child relationship.” Child Development, 65 (1994):253–263.

Judy Tenelshof, “Encouraging The Character Formation of Future Christian Leaders,” Journal Of The Evangelical Theological Society 42/1 (March 1999): 77–90.

Kostelnik, M. J., A. P. Whiren, A. K. Soderman, L. C. Stein, & K. Gregory, Guiding children’s social development: Theory to practice, 4th ed. (New York: Delmar, 2002).

Leffert, N., P. L. Benson and J. L. Roehlkepartan, Starting out right: Developmental assets for children. Minneapolis, MN: Search Institute, 1997.

Odom, S. L. (Ed.), Widening the circle: Including children withdisabilities in preschool programs. New York:Teachers College Press, 2002.

Patterson, G. R., J. B. Reid, and T. J. Dishion, A social interactional approach. Antisocial boys, Vol. 4. Eugene, OR: Castalia, 1992.

Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2008 tentang Guru, Bab II Pasal 3.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Potter, Lorraine A. “The Character of Christ A Proposal for Excellence in Christian Character Education.” Thesis, Iowa State University, 2007. Diakses 15 Oktober 2016, http://digitalcollections.dordt.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1079&context=med_theses.

Rara, Martina Tiku. “Pengaruh Kompetensi Sosial Guru Kristen Bagi Pembentukan Karakter Murid Usia 10-12 Tahun Di SDN. 001 Mentarang Kabupaten Malinau Kalimantan Utara.” Skripsi S.Th, Sekolah Tinggi Filsafat theologia Jaffray, 2015.

Reardon, K. K. Interpersonalna komunikacija: Gdje se misli susreću. Zagreb: Alinea, 1998.

Ryan, Kevin and Karen E. Bohlin, Building Character in Schools: Practical Ways to Bring Moral Instruction to Life. San Fransisco: Jossey Bass, 1999.

Sidjabat, B. S., Mengajar Secara Profesional: Mewujudkan Visi Guru Profesional (Bandung: Kalam Hidup, 2009.

Simatupang, H. “Revitalisasi Pendidikan Karakter:Sikap Dan Peran Serta Gereja pada Sekolah Negeri.” Stulos 12/1 (April 2013):148.

Spitzberg, B. and Cupach. W. R. Handbook of Interpersonal Competence Research, Recent Research in Psychology.Springer-Verlag, Publisher, 1989.

Tenelshof, J. “Encouraging The Character Formation of Future Christian Leaders.” Journal Of The Evangelical Theological Society 42/1 (March 1999): 77–90.

Undang-undang No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Wahidmurni, Alfin Mustikawan, dan Ali Ridho, Evaluasi Pembelajaran Kompetensi dan Praktik. Yogyakarta: Nuha Litera, 2010..

Zhang, Xiao and Jari-Erik Nurmi, “Teacher–child relationships and social competence: A two-year longitudinal study of Chinese preschoolers.” Journal of Applied Developmental Psychology 33 (2012):125–135.

Zlatić, L., Dragana Bjekić, Snežana Marinković, Milevica Bojović, “Development of teacher communication competence.” Procedia - Social and Behavioral Sciences 116 (2014):606 – 610.




DOI: http://dx.doi.org/10.25278/jj71.v14i1.189
Abstract viewed = 0 times | PDF (Indonesian) downloaded = 0 times




Creative Commons License

pISSN 1829-9474
eISSN 2407-4047

 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 Unported License.

Copyright © Sekolah Tinggi Theologia Jaffray 2014.