Ibadah Kontemporer: Sebuah Analisis Reflektif Terhadap Lahirnya Budaya Populer Dalam Gereja Masa Kini

Yohanis Luni Tumanan

Sari


Ibarat dua buah sisi mata uang, musik dan ibadah tidak dapat dipisahkan dalam sebuah tata ibadah gereja. Ibadah merupakan salah satu cara jemaat untuk berhubungan dengan Pencipta secara dramatis-simbolis. Thomas G. Long mengatakan bahwa konteks bergereja dewasa ini adalah perang gaya baru, yaitu perang ibadah. Fenomena ini dipengaruhi oleh derasnya arus “budaya pop” yang mampir dalam ibadah gereja, yaitu dengan munculnya Christian Contemporary Music (CCM). Hal ini ditandai dengan wajah segar dalam berbagai bidang pelayanan yang peka terhadap pasar (market sensitive) yaitu peka dengan keinginan orang-orang di zaman ini, termasuk ibadah yang ditata untuk menarik pengunjung gereja. Penggunaan musik Kristen kontemporer dengan peralatan combo band, gaya musik dan aransemennya seperti musik populer umumnya tersebut kemudian merefleksikan sebuah ibadah yang disebut sebagai ibadah kontemporer (contemporary worship) yang sifatnya dinamis dan penuh antusiasme. Namun, kita tidak boleh kehilangan nilai-nilai hakiki yaitu kebenaran Alkitab untuk menata dan mengembangkan ibadah gereja dalam menghadapi derasnya arus “budaya pop”.

Like two sides of the same coin, music and worship in a church service cannot be separated. Worship is one way for the congregation to relate to the Creator in a dramatic-symbolic manner. Thomas G. Long declares that in the context of the contemporary church there is a new style war, that is the worship war. This phenomena has been influenced by the swift current of  “pop culture” which made its appearancein church worship with the advent of Christian Contemporary Music (CCM). This brought a fresh face to various aspects of ministry which were market sensitive, that is sensitive to the desires of contemporary people, including worship services designed to attract church visitors. Contemporary Christian music uses a full band and the musical style and arrangements of popular music, which is reflected in a worship service called a contemporary worship service whose nature is dynamic and full of enthusiasm. Yet, the Christian church cannot lose essential values, such as using biblical truth as a basis for ordering and developing the church worship service, when facing of the swift current of  “pop culture.”


Kata Kunci


ibadah kontemporer, musik kristen kontemporer, budaya pop, gereja, musik, contemporary worship, Christian contemporary music, pop culture, church, music.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abineno, J. L. Ch. Unsur-Unsur Liturgia Yang Dipakai Oleh Gereja-Gereja di Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2005.

Aprilia, Dwi Ratna, “Iklan dan Budaya Populer: Pembentukan Identitas Ideologis Kecantikan Perempuan.” Diakses 20 Januari 2015. http://www.kompas.com/kompas-cetak/0305 /05/swara/293908.htm.

“Asal Usul Musik Kontemporer”. Majalah Praise. Diakses 24 Januari 2015. http://www.majalahpraise.com/asal-usul-musik-kontemporer-586.html.

Bernet, Tony. Populer Culture: Themes and Issues I. Milton Keynes: Open University Press, 1982.

Fowell, Mark Allan. Encyclopedia of Contemporary Christian Music Massachusetts: Hendrickson Publishers, 2002.

Hardjana, Suka. Corat-Coret Musik Kontemporer Dulu dan Kini. Jakarta: Ford Foundation dan Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia, 2003.

Huang, Joachim. “Budaya Populer,” Jurnal Pelita Zaman Volume 11, no. 2 (1996). Diakses 20 Januari 2015. http://alkitab.sabda.org/ resource.php?res=jpz&topic=699.

Heriyanto, Ariel. Budaya Populer di Indonesia: Mencairnya Identitas Pasca-Orde Baru. Yogyakarta: Jalasutra, 2012.

Long, Thomas G. Beyond the Worship Wars: Building Vital and Faithful Worship. Bethesta: Alban Institute, 2001.

Mike dan Hibbert. Pelayanan Musik. Yogyakarta: Penerbit ANDI, 1988.

“Musik Kontemporer.” Diakses 24 Januari 2015. http://hypernet-arie.blogspot.com/2013/05/musik-kontemporer.html.

Pastor Gilley’s March. Thing on these Thing, IV No.3, Mei-Juni 1999.

“Replacing Hymns with Contemporary Praise Music.” Diakses 21 Januari 2015. http://www.villyninablogspotcom.blogspot.com/2012_02_

_archive.html.

Samuel, Wilfred J. Kristen Karismatik. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.

Saragih, Winardo. Misi Musik: Menyembah Atau Menghujat Allah. Yogyakarta: Penerbit ANDI, 2008.

Seay, Albert. Music in the Medieval World. Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice-Hall, 1975.

Williams, Raymond. Keyword. London: Fontana, 1983.

Willoughby, David. The World of Music 3rd Edition. Brown & Benchmark Publisher, Susquehanna University, 1996.

Wilson, John F. An Intorduction to Church Music. Chicago: Moody Press, 1965.




DOI: http://dx.doi.org/10.25278/jj71.v13i1.110

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times