Peran Proses Mentoring Pemimpin Kaum Muda Bagi Perkembangan Pelayanan Pemuda Di Gereja

Agus Prihanto

Sari


Masalah saat ini yang banyak dialami oleh gereja-gereja adalah kurangnya pemimpin-pemimpin yang memiliki kemampuan yang cukup untuk mengembangkan pelayanan di gereja. Gereja yang seharusnya menghasilkan pemimpin yang memiliki iman yang benar, ilmu yang memadai, dan pengabdian yang sungguh-sungguh, malah mengalami krisis kepemimpinan. Absennya kepemimpinan yang efektif akan mengakibatkan gereja kekurangan pemimpin berkualitas di masa yang akan datang. Untuk itu gereja harus memulai memikirkan bagaimana menghasilkan pemimpin-pemimpin gereja untuk masa yang akan datang. Gereja harus memulai dengan mempersiapkan pemimpin-pemimpin muda yang dapat diandalkan, mulai dari sekarang. Cara yang terbaik dan sesuai dengan firman Tuhan untuk dapat menghasilkan pemimpin adalah dengan cara pemuridan atau yang sekarang sering disebut dengan mentoring. Namun sayangnya masih banyak pemimpin-pemimpin, khususnya pemimpin kaum muda yang kurang memahami tentang mentoring. Mentoring merupakan proses pembentukan pemimpin agar nantinya pemimpin-pemimpin yang dihasilkan merupakan pemimpin yang berkualitas. Pemimpin kaum muda harus memahami bahwa mentoring harus dikerjakan dengan cara memberi teladan kepada setiap anggotanya. Kemudian pemimpin kaum muda harus melatih dan membimbing anggotanya agar dapat memahami tentang kepemimpinan. Tahap selanjutnya adalah mengutus mereka sebagai pemimpin yang baru agar mereka dapat bermultiplikasi. Dampak dari perkembangan pelayanan ini akan menghasilkan jiwa-jiwa dan semuanya itu untuk kemuliaan Tuhan.

The current problem that many churches face today is the lack of leaders who have sufficient ability to develop ministry in the church. The church that should produce leaders who have true faith, adequate knowledge and genuine devotion, even experience a leadership crisis. The absence of effective leadership will result in the Church's lack of even future leader runs out. For that, the Church must begin to think about how to produce church leaders for the future. The church must begin by preparing reliable young leaders, from now on. The best way and according to the Word of God to be able to produce leaders is by discipleship or what is now called mentoring. But unfortunately, there are still many leaders, especially young leaders who lack understanding about mentoring. Mentoring is the process of forming leaders so that leaders will be produced the qualified leader. Young leaders must understand that mentoring must be done by example of each member. Then the youth leader must train and guide its members to understand leadership. The next stage is to send them as new leaders so they can multiply. A church with good youth leadership will have an impact on the development of youth ministry in the church. The impact of the development of this ministry will produce souls and all of them for the glory of God.


Kata Kunci


Youth leaders, mentoring, service development

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Barna Group. “Year in review: Barna’s top 10 findings in 2015. Culture & Media.” Retrieved from https://barna.org/research/culture-media/article/year-in-review-2015.

Benson, Warren S., Mark H. Senter. Pedoman Lengkap Untuk Pelayanan Kaum Muda. Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 1999.

Blanchard, K., Phil Hodges, Lead Like Jesus. Jakarta: Visi Media, 2006.

Planning Programs for Adult Learners: A Practical Guide for Educators, Trainers and Staff Developers. San Fransisco: Jossey-Bass Publishers, 1994.

Chandra, Robby. Landasan Pacu Kepemimpinan. Yogyakarta: Gloria Graffa, 2004.

Chiroma, Nathan. “ Mentoring and the ministerial formation of seminary students.” Stellenbosch ¬Theological Journal 3, no. 1 (2017): 51-68.

Chiroma, N. H., A. Cloete.“Mentoring as a supportive pedagogy in theological training.” HTS Teologiese Studies/ Theological Studies 71, no. 3 (2015): 1-8. http:// dx.doi.org/10.4102/hts. v71i3.2695.

“COO CBN Indonesia: Kita Sedang Kehilangan Satu Generasi.” Diakses 20 Mei 2018. https://www.jawaban.com/read/article/id/2015/06/09/90/150609170913/COO-CBN-Indonesia%3A-Kita-Sedang-Kehilangan-Satu-Generasi.

Elmore, Tim. Mentoring. Jakarta: Metanoia, 2003.

“Fakta Yang Menyebabkan Anak Muda Meninggalkan Gereja. Apakah Gereja Mau Berdiam Diri Saja?” Diakses 5 Mei 2018. http://www.superbookindonesia.com/article/read/584.

Galloway, Dale & Warren Bird. On-Purpose Leadership: Multiplying Your Ministry by Becoming a Leader of Leaders. Jakarta: Harvest Publication House, 2003.

Horan, Anne Puidk. “Fostering Spiritual Formation of Millennials in Christian Schools.” Journal of Research on Christian Education 26, no. 1 (2017): 56-77. http://dx.doi.org/10.1080/10656219.2017.1282901.

Hosea, Amos. “Peranan Mentor dalam Pemberdayaan Pelayan.” Majalah Generasi DPA GBI Edisi September-Desember 2007.

Hutchcraft, R., Lisa Hutchcraft. Perjuangan untuk Sebuah Generasi. Jakarta: Metanoia, 2004.

Joo, Min-Kyu, Gyu-Chang Yu, Leanne Atwater. “Formal leadership mentoring and motivation to lead in South Korea.” Journal of Vocational Behavior 107 (August 2018): 310-326.

Kinnaman, David. You Lost Me: Why Young Christians Are Leaving Church . . . and Rethinking Faith. Grand Rapid, MI: Baker Books, 2011.

Leo, Eddy. Mentoring Panduan Untuk Menuntun Hidup Orang Lain Menjadi Maksimal Dalam 49 Hari. Jakarta: Metanoia, 2007.

Sendjaya. Konsep Karakter Kompetensi Kepemimpinan Kristen. Yogyakarta: Kairos Books, 2004.

Simanjuntak, Togi. The Art of Mentoring. Jakarta: Metanoia, 2012.

Sumule, Leonard. “The Impact of Informal Mentoring: Perceptions of Alumni of Evangelical Theological Schools in Indonesia.” ProQuest LLC (2016).

Tjiharjadi, Semuel dkk. To be A Great Effective Leader. Yogyakarta: ANDI, 2012.

Wahyudi, Josua Iwan. Pharaoh Leadership. Jakarta: Get Yor Wisdom Publishing, 2013.

Wijanarko, Jarot dkk. Father and Son. Jakarta: Keluarga Indonesia Bahagia, 2016.

Wilkes, Gene C. Jesus on Leadership. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2005.




DOI: http://dx.doi.org/10.25278/jj71.v16i2.258

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.